zmedia

Jokowi Dituding Lakukan Pencitraan di Palu, Ali Ngabalin Lontarkan Kata-Kata Ini

Nafaznews.com - Di tengah duka yang dialami warga Palu dan sekitarnya, para elite sibuk bertengkar dan saling tuding. Sejumlah politikus Partai Gerindra beradu argumen dengan Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Kantor Staf Kepresidenan Ali Mochtar Ngabalin.

Pertengkaran bermula saat Ali Mochtar Ngabalin menyebut Gubernur Sulawesi Tengah, Longki Djonggala pasif menangani gempa. Longki adalah kader Partai Gerindra. Politikus Gerindra, Andre Rosiade membalas dengan mengatakan Jokowi datang ke Palu hanya untuk pencitraan.

Ali Ngabalin pun langsung menyerang balik. "Biar aja, tetapi suruh Muzani dan DPP Gerindra bersatu padu bantu pemerintah mendorong gubernurnya agar terus bersemangat menjadi bapak dan orang tua dari seluruh masyarakat Kota Palu, Parigi Moutong dan Donggala serta Sigi," ujar Ngabalin, Minggu (7/10/2018).

Ngabalin mengaku paling tahu kondisi Sulawesi Tengah. Dia pernah bertugas sebagai guru dan pimpinan Pondok Pesantren Nurul Falah Kawatuna Palu. Dia juga pernah menjadi koordinator wilayah Partai Golkar untuk pemenangan pemilu Sulteng dan Sultra.

Makanya, Ngabalin meminta Andre tak asal bicara. "Jangan ngawur ngomong dari Jakarta tetapi tidak bukti apa-apa yang bisa diberikan kepada masyarakat yang saat ini menjadi korban gempa dan tsunami," katanya seperti dikutip dari Detikcom.

Ngabalin meminta semua elite bangsa bersatu menangani gempa dan tsunami Palu, Sulteng. Jangan asal mengkritik tanpa data, kata Ngabalin. 

"Sebagai warga bangsa yang baik dan sebagai pejabat publik, tunjukkanlah rasa simpatik. Paling tidak kalian berkunjunglah datang ke mari biar publik juga tahu ada perhatian yang kalian berikan daripada hanya kritik sana kritik sini nggak karuan," ucapnya. 




Sumber: Rakyatku.com

Posting Komentar untuk "Jokowi Dituding Lakukan Pencitraan di Palu, Ali Ngabalin Lontarkan Kata-Kata Ini"