Nafaznews.com - Keluarganya curiga melihat perut siswi Kelas VI SD itu, Kemuning-nama samaran, membuncit. Mereka yakin ada yang tak beres.
Kemuning pun dipanggil dan diinterogasi. Awalnya ia bungkam. Saat didesak, bocah itu akhirnya buka suara. Namun pengakuannya membuat keluarganya shock berat.
Peristiwa memilukan ini terjadi di Kabupaten Lebong, Bengkulu. Untuk memastikan kondisi Kemuning, siswi SD itu dibawa ke dokter. Keluarganya langsung shock saat dokter mengungkapkan hasil pemeriksaan. Ternyata Kemuning tengah hamil 5 bulan.
Saat ditanya, Kemuning memilih diam. Karena terus didesak, akhirnya ia pun buka mulut. Keluarganya langsung lemas saat mendengar putrinya menyebut nama ayah kandungnya, IW (28), yang telah menghamilinya.
Kapolres Lebong AKBP Andree Ghama Putra melalui Kasat Reskrim Iptu Teguh Ari Aji didampingi Kapolsek Lebong Selatan Iptu Lunardi Naibaho menyebutkan, perbuatan keji sang ayah itu dilaporkan nenek korban, SM (63).
Mendapat laporan dari keluarga korban, polisi langsung mencari keberadaan pelaku dan menangkapnya di persawahan di Kecamatan Lebong Selatan.
“Penangkapan berdasarkan laporan polisi nomor B 254/XI/2018/bkl/res lebong/sek lebong selatan tertanggal 3 November 2018. Pengakuannya sudah 3 kali dilakukan atau 1 kali per minggu,” kata Iptu Teguh seperti dilansir tribunnews, Selasa (6/11/2018).
Iptu Teguh mengatakan, berdasarkan keterangan saksi berinisial RN (27), perbuatan keji itu dilakukan sang ayah pertama kali pada April 2018. Waktu itu, korban sedang tertidur bersama IW antara pukul 20.00-24.00 WIB. IW diduga menyetubuhi korban di dalam kamar rumahnya. “Saat ini pelaku masih dalam proses pemeriksaan,” ujar Teguh.
IW diduga berkali-kali menyetubuhi korban sehingga mengakibatkan anaknya hamil lima bulan. “Pelaku diamankan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang (UU) RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak,” tandasnya.
Sumber: medansatu.com/tribunnews
Posting Komentar untuk "Perut Siswi SD Itu membuncit, Keluarganya Curiga dan Bertanya, Jawabannya Sungguh Pilu…"
Berkomentarlah yang bijak dan bagikan jika bermanfaat