Nakes Mesum di Wisma Atlet Ternyata Pegawai Kemenkes, Rencanakan Berbuat Mesum via Group Gay

 


Tenaga Kesehatan (Nakes) yang mesum dengan seorang pasien di Wisma Atlet merupakan pegawai Kementerian Kesehatan. Dia sudah merencanakan mesum via group gay.


Wakil Panglima Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) Brigjen Muhammad Saleh Mustafa menyebut nakes yang mesum dengan pasien di Wisma Atlet punya akses untuk bertemu saat melakukan kunjungan bersama dokter.


Tak hanya itu, Nakes tersebut juga menjalin komunikasi dengan pasien via medsos group gay atau homoseksual.


“Prosedur (nakes) ada jadwal visit dengan dokter,” kata Saleh Mustafa, Minggu (27/12/2020).


Saleh mengungkap tenaga kesehatan tersebut ternyata juga sudah menjalin komunikasi dengan pasien untuk melakukan tindakan mesum.


Keduanya disebut komunikasi via group media sosial.


“Mereka sudah komunikasi via medsos group gay,” ucapnya.


Sementara itu, Kapendam Jaya, Letnan Kolonel Arh Herwin BS saat dihubungi terpisah mengatakan tenaga kesehatan yang diduga mesum dengan pasien itu memiliki akses ke tower zona kuning dan zona merah.


Menurutnya sebagian tenaga kesehatan hingga bagian kebersihan memang bisa masuk ke ruangan pasien.


“Yang kebetulan kalau dari dia punya keterangan, memang dia ada akses untuk ketemu pasien. Kan memang ada beberapa zona ya, jadi nakes zona kuning ke zona merah kan bisa, gitu,” ujar Herwin.


“Ini dia ada bisa akses ke pasien, karena nakes itu kan banyak. Ada bagian dia bukan dokter, tapi tenaga kesehatan, bagian kebersihan juga kan bisa masuk juga ke ruangan pasien,” jelasnya.


Nakes yang mesum dengan seorang pasien di Wisma Atlet merupakan pekerja di Kementerian Kesehatan.


Tenaga kesehatan itu yang biasa memeriksa tensi pasien yang ada di Wisma Atlet.


“Iya nakes dia ini orang kesehatan dari Kementerian Kesehatan, bukan cleaning service bukan, cuma orang kesehatan, ada ilmu kesehatannya di situ dia,” kata Kapendam Jaya Letnan Kolonel Arh Herwin BS, Minggu (27/12/2020).


Herwin mengatakan nakes tersebut memang memiliki akses untuk mengunjungi pasien. Terlebih, kata dia, nakes itu yang kerap melakukan pengecekan tensi pasien.



sumber: pojoksatu.id

Comment

Berkomentarlah yang bijak dan bagikan jika bermanfaat

Previous Post Next Post
close