Polisi Akan Buru 4 Laskar FPI yang Kabur, FPI: Mereka Tak Pernah Ada

NAFAZNEWS.COM - Polisi masih memburu empat orang anggota laskar FPI yang disebut kabur dalam insiden penembakan di Tol Jakarta-Cikampek. FPI mengaku tidak mengetahui empat orang tersebut.

"Kita nggak tahu maksudnya empat itu siapa," ujar Wakil Sekretaris Umum FPI Aziz Yanuar kepada wartawan, Jumat (11/12/2020).

Aziz mengatakan pihaknya tidak setuju dengan penyebutan bahwa empat orang itu kabur. Soalnya, dia tidak paham siapa empat orang itu. Dia mengaku tidak pernah mengetahui wujud empat orang tersebut.

"Tidak kabur karena memang kita tidak tahu siapa dan bagaimana wujudnya empat orang itu. Hilang dari mana? Nggak pernah ada empat orang itu," jalasnya sebagaimana dikutip dari Detikcom.

Aziz mengatakan satu mobil laskar hanya diisi enam orang. Dia kemudian mempertanyakan empat anggota laskar yang disebut kabur oleh polisi.

"Nggak tahu makhluknya, kan kapasitas mobil enam orang. Jangankan laskar, manusia saja nggak ada infonya," jelas dia.

Sebelumnya, empat dari 10 anggota laskar FPI yang terlibat dalam insiden penembakan di Jalan Tol Jakarta-Cikampek pada Senin dini hari lalu berhasil melarikan diri. Polri mengaku masih mencari keberadaan empat anggota laskar FPI tersebut.

"Ya tentunya kan itu (pencarian) kita lakukan," kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (11/12/2020).

Pencarian empat anggota laskar FPI ini dilakukan bersama penyidik Polda Metro Jaya. Argo memastikan pencarian tetap dilakukan.




"Nanti dengan Polda Metro Jaya, tetap kita lakukan. Sampai sekarang masih dalam proses ya itu," ucap Argo.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran menyebut empat anggota laskar FPI berhasil melarikan diri, sedangkan enam lainnya tewas.

"Anggota yang terancam keselamatan jiwanya karena diserang kemudian melakukan tindakan tegas dan terukur, sehingga terhadap kelompok yang diduga pengikut MRS yang berjumlah 10 orang, meninggal sebanyak enam orang," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran di kantornya, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta, Senin (7/12).

"Untuk yang empat lainnya melarikan diri," imbuhnya.


Comment

Berkomentarlah yang bijak dan bagikan jika bermanfaat

Previous Post Next Post
close