![]() |
| Kolase unggahan akun warganet KakekHalal, Gus Miftah dan Anies Baswedan sedang dalam gereja. /ist |
NAFAZNEWS.COM - Persoalan Gus Miftah menghadiri acara peresmian renovasi Gereja Bethel Indonesia (GBI) Amanat Agung, Penjaringan, Jakarta Utara pada 30 April 2021 menjadi sorotan warganet hingga para ulama.
Hal tersebut dikarenakan berbagai pihak menilai tak etis seorang pendakwah masuk ke tempat ibadah orang lain.
Sebuah unggahan akun warganet KakekHalal di jejaring situs Twitter membandingkan kehadiran Gus Miftah dengan Anies Baswedan.
Akun tersebut mengunggah dua foto yakni ketika Gus Miftah dan Anies Baswedan sedang berada di mimbar depan gereja.
"Gus Miftah pidato digereja haram, Wan Garong pidato digereja harum," tulis warganet KakekHalal, dikutip oleh terkini.id pada Rabu 5 Mei 2021.
Unggahan akun tersebut telah dibagikan sebanyak lebih dari 300 kali dan disukai hampir 1.500.
Warganet lainnya pun ikut aktif memberikan tanggapan pada kolom komentar.
"Gus Miftah terjebak perangkap anis. Kenapa gus Miftah skrg yg diserang. Anis manis menikmati kopinya," komentar warganet.
"Hahahaha kasian yang satu dibilangi kafir sesat, satunya toleran. Gak habis pikir sama kadrun kadrun ini," cuit warganet lainnya.
"Si Gerung juga dihalalkan malah diberi ruang berpidato di mesjid. Otak kadrun memang terbalik," timpal salah seorang warganet.
Di samping itu, Gus Miftah telah mengklarifikasi perihal kehadirannya di gereja yang djmana dirinya mengaku menyampaikan orasi kebangsaan, bukan berceramah soal agama.
"Setelah beredar orasi kebangsaan saya di sebuah gereja di Jakarta Utara, tepatnya di GBI Penjaringan atas undangan panitia, saat itu saya hadir bersama Gubernur DKI Mas Anies Baswedan, Sekjen PBNU Gus Helmy, dan beberapa tokoh agama ada FKUB lah, dan itu atas undangan mereka," tulis Gus Miftah, dikutip dari Insertlive, Rabu 5 Mei 2021.
Lebih lanjut, Gus Miftah mengomentari beberapa pihak yang dengan mudahnya meng-kafirkan orang lain.
“Saya hanya berpikir, orang seperti saya yang dikasih Allah untuk membimbing sekian ratus orang untuk bersyahadat menjadi mualaf hanya gara-gara video itu saya dikatakan kafir. Luar biasa. Itu dakwah zaman sekarang. Kalau dakwah zaman dulu tugasnya mengislamkan orang kafir, dakwah hari ini mengkafir-kafirkan orang Islam,” ucapnya.
sumber terkini.id

Posting Komentar untuk "Warganet Bandingkan Gus Miftah dan Anies: Satu Dicap Kafir, Satunya Dibilang Toleran"
Berkomentarlah yang bijak dan bagikan jika bermanfaat