![]() |
| Kadinkes DKI, Widyastuti. (Foto: Dimas Choirul. Okezone.com) |
NAFAZNEWS.COM - Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta menyampaikan adanya penambahan tempat tidur isolasi dan ICU, dari 8 ribu menjadi 10 ribu unit. Hal itu dilakukan lantaran terjadi lonjakan kasus positif Covid-19 di DKI Jakarta.
"Karena tiap hari kami terus menambah kapasitas rumah sakit baik rumah sakit TNI, Polri RSUD, rumah sakit swasta maupun rumah sakit BUMN. Awal bulan sekitar 8 ribu sekarang sudah 10 ribu," ujar Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti di GBK, Jakarta Pusat, Sabtu (26/5/2021).
Ia mengatakan, Dinkes DKI Jakarta punya cara tersendiri agar pihak rumah sakit menambah kapasitas ruang perawatan pasien Covid-19. Yakni dengan mengajak para pemangku kebijakan meninjau rumah sakit rujukan Covid-19.
"Setiap hari kita selalu ajak untuk melihat kondisi lapangan sehingga mereka para direktur berkenan terus-menerus menambah kapasitas," tuturnya.
Widyastuti mengaku, pihaknya selalu menjalin komunikasi dengan seluruh komponen masyarakat guna mencari solusi menghadapi lonjakan pasien Covid-19 di rumah sakit. Salah satunya dengan meminta pihak rumah sakit memanfaatkan lahan kosong untuk mendirikan tenda. Tenda itu, nantinya dipakai untuk triase pasien sebelum mendapatkan penanganan lanjutan.
"Jadi sebelum masuk ke dalam rumah sakit, triase di tenda, tenda juga repesentatif, dan memadai. Ada alat kesehatan yang memang sesuai peruntukkan untuk triase. Setelah ditentukan Covid-19 dengan posisi status seperti apa baru dimasukan ke tempat layanan primer," pungkasnya.

Posting Komentar untuk "Alhamdulillah, Tempat Tidur Isolasi Pasien Covid-19 di Jakarta Ditambah Jadi 10 Ribu"
Berkomentarlah yang bijak dan bagikan jika bermanfaat