-->

Type something and hit enter

author photo
Editor On


NAFAZNEWS.COM - Sejumlah netizen menuntut agar Direktur Eksekutif Indo Barometer, M. Qodari ditangkap karena dinilai telah melanggar konstitusi negara.

Seorang netizen mengungkapkan bahwa Qodari telah melanggar Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 7 tentang Masa Jabatan Presiden dan Wakil Presiden.

Tak hanya itu, menurutnya, Qodari juga telah mengkhianati amanat reformasi karena mengusulkan Jokowi dan Prabowo maju sebagai Presiden dan Wakil Presiden 2024.

Selain itu, lebih lanjut, dia menilai Qodari telah membuat gaduh di masa pandemi dan krisis seperti saat ini.

"Tangkap M. Qodari!" cuit netizen dengan akun @f_fathur seperti dilansir pada Minggu, 20 Juni 2021.

Hal senada juga disampaikan oleh Taufik Rendusara, dia menilai Qodari telah menghasut orang lain untuk melanggar konstitusi.

"Bahas itu harusnya apakah orang yang menghasut orang lain untuk melanggar dan atau melawan Konstitusi Republik Indonesia (Pasal 7 UUD 1945 dan Keputusan MK) bisa dipidanakan. Gitu loh... #TangkapQodari," cuitnya melalui akun twitter @TRendusara pada Sabtu, 19 Juni 2021.

Politikus Partai Demokrat ini menyinggung bahwa jika Kepolisian tidak mau menangkap Qodari, maka ia mengusulkan agar Qodari diberikan jabatan komisaris.

"Whicis... kalau gak mau #TangkapQodari ya kasih jabatan komisaris biar berhenti menghasut orang lain untuk melanggar Konstitusi," ucapnya.

Tagar 'tangkap Qodari' jadi tranding topik di twitter. Menurut pantauan, terdapat 3.293 twit yang menggunakan tagar tersebut.

Belakangan, Qodari getol mengusung Jokowi dan Prabowo maju menjadi calon Presiden serta Wakil Presiden pada Pilpres 2024 mendatang.

Hal ini tentu bertentangan dengan UUD 1945 Pasal 7 tentang pembatasan masa jabatan Presiden dan Wakil Presiden.

Menurut undang-undang tersebut, Jokowi tidak bisa mencalonkan diri kembali menjadi Presiden karena masa jabatan Presiden maksimal hanya dua priode.

Selain itu, Qodari juga diketahui menggagas komunitas Jokowi-Prabowo 2024 atau disingkat Jokpro 2024.

Sabtu kemarin, komunitas tersebut mengadakan pertemuan dengan istilah 'Syukuran Sekretariat Nasional Jokowi-Prabowo 2024', di Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.




sumber terkini.id

Berkomentarlah yang bijak dan bagikan jika bermanfaat

Click to comment