-->

Type something and hit enter

author photo
Editor On

NAFAZNEWS.COM - Kasus pasien terkonfirmasi positif di Provinsi Riau, mulai mengalami penurunan dalam satu minggu ini. Namun, penurunan kasus ini lantaran karena sample swab yang masuk juga mengalami penurunan, apabila dibandingkan dengan kasus yang terjadi selama bulan Mei lalu.

Juru bicara penanganan COVID-19 Riau, dr Indra Yovi, mengatakan, walaupun kasus positif COVID-19 di Riau menurun, masyarakat harus tetap waspada dan tetap menerapkan protokol kesehatan, selama masih terdapat kasus COVID-19.

"Kita bersyukur terjadi penurunan dalam beberapa hari ini kasus menurun. Sekarang ini kasus positif mulai menurun dan melandai. Dalam empat hari ini penurunan terjadi, kemarin 322 kasus, sebelumnya 389 kasus, dan 384 kasus. Pada bulan Mei lalu terjadi peningkatan bahkan mencapai 809 kasus, sekarang mulai menurun dan melandai," ujar Indra Yovi, Senin (14/6) di Pekanbaru.

"Tapi kita tidak boleh lengah karena jumlah yang testing itu menurun. Dibulan Mei lalu jumlah sample yang masuk bisa mencapai 2.000 sample sehari. Dan sekarang jumlah sample yang masuk dibawah 1.000 sample sehari. Analisis kita kekhawatiran terhadap menyebarnya, atau tidak terkontrolnya penularan COVID di Jawa, DKI tinggi sekali," jelas Yovi lagi.

Dengan meningkatnya kasus positif COVID-19 di Jawa, perlu kehati-hatian dari masyarakat jika ada tamu yang datang dari daerah Jawa. Harus tetap memperhatikan protokol kesehatan, memakai masker dan menjaga jarak terhadap orang yang datang dari luar, dan masuk ke daerah ataupun bersama keluarga.

"Di DKI dan Jabar kasus tinggi, sementara kita tau akses penerbangan berjalan seperti biasa walupun ada swab antigen. Tapi kami mempunyai data rapid negatif dari orang masuk, ketika dilakukan swab PCR, hasil positif," tukas Yovi

"Jika datang tamu dari Jawa, patuhi protokol dengan baik, pastikan tamu memakai masker dan menjaga jarak, pastikan tamu yang datang sudah diperiksa, tetap prokes," tegas Yovi.  (mcr)


Berkomentarlah yang bijak dan bagikan jika bermanfaat

Click to comment