-->

Type something and hit enter

Editor On
Ilustrasi



NAFAZNEWS.COM -  Doa memiliki kekuatan luar biasa dalam kehidupan. Sesuatu yang nampak tidak mungkin di mata manusia akan menjadi mungkin atas kehendak-Nya.


Doa berasal dari bahasa Arab yakni du'a. Aulia Fadhli dalam bukunya Doa-doa Mustajab Orang Tua untuk Anaknya menjelaskan, kata du'a diulang berkali-kali dalam Al Quran dan memiliki arti yang berbeda. Beberapa di antaranya seperti al-Ibadat yaitu ibadahnya makhluk kepada Sang Khalik,al-Isti'anah atau al-Istighasah yaitu memohon pertolongan atau bantuan kepada Zat Yang Mahakuasa.


Ulama at-Thiby mendefinisikan doa sebagai sesuatu yang melahirkan kehinaan dan kerendahan diri dalam keadaan tidak berdaya dan tiada berkekuatan. Kemudian, menyatakan hajat, keperluan dan ketundukkan kepada Allah SWT.


Doa merupakan permohonan dari seorang hamba kepada Tuhan. Doa juga sebuah perintah dari Allah SWT kepada ciptaan-Nya. Dia berfirman dalam surat Al-Mu'min (Ghafir) ayat 60:


وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُوْنِيْٓ اَسْتَجِبْ لَكُمْ ۗاِنَّ الَّذِيْنَ يَسْتَكْبِرُوْنَ عَنْ عِبَادَتِيْ سَيَدْخُلُوْنَ جَهَنَّمَ دَاخِرِيْنَ ࣖࣖࣖ - ٦٠


Artinya: "Dan Tuhanmu berfirman, "Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang sombong tidak mau menyembah-Ku akan masuk neraka Jahanam dalam keadaan hina dina." (QS. Al-Mu'min: 60).


Doa memiliki kekuatan yang dahsyat. Dirangkum dari buku Dahsyatnya Doa Para Nabi oleh Syamsuddin Noor, berikut rahasia keajaiban doa:


1. Doa adalah ibadah karena merupakan perintah dari Allah SWT. Melakukan segala sesuatu yang diperintahkan oleh-Nya adalah suatu ibadah.


2. Doa itu sari patinya ibadah. Apabila ibadah tanpa diiringi doa, sama halnya seperti buah tanpa isi.


3. Doa memiliki kedudukan mulia. Tidak ada yang lebih mulia di sisi Allah SWT selain doa. Sebab, di dalam doa terdapat hakikat seorang hamba kepada Tuhan yang telah menciptakannya.


4. Tidak ada yang dapat menolak takdir buruk selain doa kepada Allah SWT. Sebab, jika seorang hamba berdoa dengan sungguh-sungguh, maka Allah berkenan menghapus daftar takdir menurut kehendak-Nya. Apabila Dia sudah berkehendak, maka tidak ada yang bisa mengusik selain memohon kepada-Nya dengan doa. Inilah hikmah mendalam dari dahsyatnya doa.


5. Doa membawa manfaat bagi yang memohonkannya. Hal ini harus diyakini karena termasuk dalam aqidah sam'iyah, yakni kepercayaan yang pada dasarnya hanya sebuah kemungkinan yang boleh dipercaya maupun tidak. Akan tetapi menjadi sesuatu yang wajib dipercaya karena datangnya dari Allah dan rasul-Nya.


6. Allah SWT banyak mengajarkan doa-doa sebagaimana terdapat dalam Al Quran, begitu pula dengan Rasulullah SAW. Beliau mengajarkan doa siang dan malam agar dapat diamalkan oleh para umatnya. Doa sudah ada sejak Nabi Adam AS diciptakan dan pengabulan doa oleh Allah SWT sudah ada sejak saat itu.


7. Doa adalah kekuatan ampuh bagi orang-orang yang beriman. Doa adalah kekuatan batin, pembuka pintu rezeki, jalan menuju keberkahan, dan kemenangan dunia akhirat.


Pada hakikatnya, doa adalah sebuah harapan. Segala yang tidak mungkin akan menjadi mungkin atas kehendak-Nya.


Sumber: Detik.com

Berkomentarlah yang bijak dan bagikan jika bermanfaat

Click to comment