-->

Type something and hit enter

author photo
Editor On


NAFAZNEWS.COM -  Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Riau dokter Indra Yovi mengingatkan masyarakat agar mengenali gejala berat dari serangan Covid-19 .Hal ini mengingat masih banyaknya Kasus kematian diakibatkan isolasi mandiri , namun belum mendapatkan upaya pertolongan dari rumah sakit.

Hal ini disampaikan dr Indra Yovi di Posko Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Riau, Senin (12/7/2021).

"Setengah dari kasus kematian karena Covid-19 merupakan pasien Isolasi mandiri. Sebaiknya warga yang menjalankan Isolasi mandiri juga memantau gejala yang terjadi. Covid-19 memiliki masa inkubasi 14 hari. Puncak serangan Covid-19 terjadi pada hari ke 8 dan 9 . Hal ini yang harus di waspadai masyarakat,"ungkapnya.

Lebih lanjut dr Indra Yovi menjelskan tanda tanda pasien tersebut harus dirawat ke rumah sakit.

"Pertama, demam yang naik turun, begitu terus,Kedua,batuk yang persisten , tiap lima menit batuk kondisi tersebut tidak boleh dibiarkan, ketiga, dada terasa berat sampai sesak, apalagi kalau sudah muncul sesak nafas,"terangnya

Lebih lanjut dr Indra Yovi menjelaskan hingga saat ini kapasitas rumah sakit di Riau masih memenuhi syarat.

"Kapasitas rumah sakit yang terisi masih dibawah 60 persen. Jadi jangan sampai Isolasi mandiri akhirnya meninggal di rumah tanpa mendapat pertolongan tenaga medis. sejauh ini baik obat obatan dan Oksigen masih cukup tersedia,"tutupnya.(MCR)

Berkomentarlah yang bijak dan bagikan jika bermanfaat

Click to comment