KASIHAN, Ingatan Gadis Malang Ini Selalu Terhapus Tiap Dua Jam Sekali

 


Riley Horner, gadis asal Amerika selalu bangun dari tidurnya dan selalu berpikir bahwa hari yang akan dijalaninya jatuh pada tanggal 11 Juni 2019.


Lebih parahnya lagi, memorinya selalu me-restart dengan sendirinya setiap dua atau beberapa jam sekali. Bahkan dia tidak bisa mengingat apa saja yang telah dilakukannya dalam beberapa jam terakhir. Dia juga tidak bisa mengingat orang-orang yang ditemuinya dalam satu hari.


Gejala otak yang menimpa Riley bermula saat kepalanya tidak sengaja tertendang oleh seorang remaja yang sedang crowd-surfing di sebuah acara dansa. Dia sempat dibawa ke rumah sakit, namun dokter di sana mengatakan bahwa dirinya hanya menderita gegar otak biasa.


Pengujian yang dilakukan terhadap Riley memang tidak menunjukkan adanya kondisi yang tidak biasa di kepalanya. Namun, kedua orangtua Riley menyadari bahwa ada suatu perubahan besar pada anaknya.


Mereka memperhatikan bagaimana otak Riley seolah menunjukkan keengganan untuk membuat memori baru. Setiap dua jam sekali, memori selama dua jam terakhir akan terhapus sehingga Riley harus selalu mencatat apa yang dilakukannya setiap waktu.


“Saya tidak bisa membuat memori, dan hal itu benar-benar membuat saya takut. Orang-orang tidak mengerti kondisi yang saya alami. Rasanya seperti dalam film-film. Sebentar lagi pun saya tidak akan bisa mengingat sesi wawancara ini," ujar Riley.


"Saya punya kalender di balik pintu saya, dan saat saya melihat di sana sudah masuk bulan September, saya selalu terkejut. Saya benar-benar kebingungan. Saya mencoba mengingat peristiwa-peristiwa yang sudah terjadi selama beberapa waktu terakhir, tapi saya tidak bisa,” lanjutnya.


Dunia medis pun kebingungan dalam menangani kasus-kasus seperti Riley meski sebelumnya pernah beberapa kali terjadi. Hingga saat ini, keluarga Riley hanya bisa berharap waktu akan menjadi jalan terbaik untuk pemulihan Riley meskipun hingga saat ini, belum ada perkembangan yang terlalu signifikan.


Sedihnya lagi, minggu lalu saudara kandungnya meninggal dunia. Bayangkan, setiap dua jam sekali mungkin dia akan selalu menemukan fakta soal kematian saudaranya. Namun peristiwa ini selalu dianggapnya sebagai fakta baru dan dia harus mengalami duka yang mendalam berkali-kali setiap beberapa jam menyadari fakta itu.




sumber: rakyatku.com

Comment

Berkomentarlah yang bijak dan bagikan jika bermanfaat

Previous Post Next Post
close