-->

Type something and hit enter

author photo
By On

 

Ilustrasi

NAFAZNEWS.COM - Postingan seorang penceramah di Malaysia baru-baru ini memicu kehebohan lantaran aksi segelintir netizen yang dianggap tidak sopan. Meski mengaku hanya sebatas guyonan, tindakan para netizen negeri jiran itu dikecam karena dinilai tidak pantas dilakukan. 


Bagi sebagian warga Malaysia, Ustaz Ebit Lew dikenal sebagai sosok yang sangat dermawan. Bisa dibilang Ustaz Ebit adalah tulang punggung negara.


Ketika ada seorang warga memiliki masalah, tanpa melihat latar belakang ras dan agama, Ustaz Ebit selalu hadir dengan timnya untuk memberikan bantuan apa pun yang dia bisa.


Setiap kali Ustaz Ebit membantu seseorang, dia akan memposting foto-fotonya di akun Facebook pribadinya sebagai bentuk transparansi untuk para donaturnya.


Namun, Ustaz Ebit terkadang juga menggunakan media sosialnya untuk memposting foto anggota keluarganya. Terutama saat ia berada jauh dari mereka dalam jangka waktu yang lama.



Salah satunya adalah postingan Ustaz Ebit pada 16 Mei lalu yang memperlihatkan foto dirinya dan putrinya yang berusia 12 tahun. Foto tersebut ditemani pesan menyejukkan antara seorang ayah dan putrinya.


" Putri saya meminta untuk foto selfie dengan saya dan bahkan menyuruh saya untuk istirahat karena saya pasti lelah. Aku sangat mencintaimu, putriku. Pastikan untuk menjadi anak yang solehah dan membantu semua orang."


Akan tetapi di tengah hangatnya momen kebersamaan ayah dan putrinya di postingan itu, banyak komentar yang justru terkesan menjijikkan.


Bukannya memuji kebersamaan Ustaz Ebit dan putrinya itu, sebagian netizen pria menulis komentar yang menjurus kepada perilaku pedofilia.


Mereka seolah merasa pantas untuk melamar gadis yang baru remaja itu. Ada yang bahkan mengatakan kepada Ustaz Ebit bahwa mereka bersedia merawat remaja putri itu.


" Abah, saya tahu Abah penat. Saya tahu susahnya ujian yang Abah tanggung saat ini. Lihat wajah Abah pun saya sudah tahu betapa banyaknya masalah yang Abah pendam yang tertutup di balik senyuman.


" Abah istirahatlah, Safiyyah biar saya yang rawat dan jaga," bunyi komentar salah satu netizen yang tidak sopan tersebut.


Penggunaan kata Abah ini menunjukkan kalau netizen tersebut ingin sekali menjadikan Ustaz Ebit sebagai ayah mertuanya.


Ada banyak komentar serupa lainnya yang mengatakan hal yang sama bahwa mereka bersedia 'menjaga' gadis berusia 12 tahun itu.


" Dia calon menantu perempuan terbaik di masa depan," tulis netizen lainnya.


Sayangnya, tidak ada yang berusaha memperingatkan orang-orang ini atas komentar tak pantas mereka. Orang mungkin berpendapat bahwa komentar ini adalah lelucon belaka.


Tetapi jika mengingat kasus seorang guru membuat lelucon pemerkosaan terhadap muridnya yang masih berusia 17 tahun, membuktikan bahwa komentar cabul seperti di atas bukanlah lelucon karena korban tidak merasa nyaman.


Di Twitter, ada sejumlah komentar menjijikkan ini juga. Sebagian besar bertema pria dewasa yang melamar gadis berusia 12 tahun.


" Jika diizinkan, inshaaAllah saya mampu menjaga S. Mohon doanya yang sama ya,"   tulis netizen tersebut.


Namun, di Twitter, sebagian netizen lainnya mengutuk para pedofil ini dan mempertanyakan bagaimana mereka bahkan bisa berharap pada anak yang masih berusia 12 tahun.


" Dia masih di bawah umur. Meskipun tidak, ada apa dengan kalian? ..... Apakah seluruh hidup kalian hanya seputar nafsu saja?"


Sumber: World of Buzz / dream.co.id

Berkomentarlah yang bijak dan bagikan jika bermanfaat

Click to comment