-->

Type something and hit enter

author photo
By On

 

Suami Selingkuh dengan PRT Padahal Sudah Dianggap Anak. Facebook akun Anis Sabrina

NAFAZNEWS.COM -  Kisah pilu perselingkuhan mencuat di media sosial lantaran sang suami tega mengkhianati cinta. Ia ketahuan oleh istrinya telah berhubungan di kamar dengan pembantunya sendiri.


Di lain sisi, wanita yang bekerja di rumahnya tersebut sudah dianggap sebagai anak angkat. Bahkan biaya sekolah dan tempat tinggal pun sudah diberi.


Ditambah lagi, wanita yang kini dianggap sebagai pelakor itu selalu menerima gaji setara dengan PRT lain di rumahnya.


Kini biduk rumah tangga mereka harus kandas dan berlabuh ke meja hijau. Video perselingkuhan di kamar akan menjadi bukti di persidangan. Berikut ulasan selengkapnya.


Ketahuan Berhubungan dengan Anak Angkat

Berawal dari video unggahan akun Anis Sabrina di laman Facebook. Ia mencurahkan kekesalan dan kecewanya. Selama ini, Anis telah menganggap salah seorang PRT (pembantu rumah tangga) itu sebagai anaknya sendiri.


Namun tak disangka, Anis memergokinya tengah berhubungan intim dengan suaminya. Mirisnya lagi, peristiwa kelam itu mereka lakukan di kamar Anis.


"Yang aku sesalkan kenapa harus sama orang satu rumah yang sudah tak anggap anakku sendiri dan Kenapa harus melakukannya di rumahku, di kamarku," tulisnya dalam keterangan video.


Berselang kejadian kepergok berselingkuh, anak angkat yang telah dicap sebagai pelakor (perebut laki orang) itu bertandang ke rumah Anis. Ia bersimpuh dan menangis untuk meminta maaf. Sekaligus memohon untuk tidak menyebarkan videonya.


Sementara Anis telah berjanji tidak akan menyebarkan. Tapi membawa videonya tersebut ke pengadilan sebagai bukti. Selain itu, ia juga menyayangkan keadaan anak-anak bila melihat ayahnya dalam video.


"Jadi video itu hanya saya buat sebagai bukti di persidangan cerai saya. Semoga kalian mengerti," tulisnya dalam video yang lain.


"Saya masih punya hati sebagai wanita. Apalagi salah satu pelaku adalah ayah dari anakku ????????," terangnya.


Laporkan ke Keluarga Pelakor

Tak berhenti di situ, Anis bahkan segera meluncur ke rumah keluarga pelakor. Ia melaporkan kejadian perselingkuhan, untuk menunjukkan kelakuan si anak angkatnya tersebut.


Meski diakuinya, Anis belum bisa mengontrol emosi kala itu. Karena masih menggebu amarah melihat suaminya selingkuh di kamarnya,


"Dan untuk vidio yang saya ke rumahnya itu tujuan saya satu, saya ingin memberitahukan keluargannya bagaimana bejatnya kelakuan anak perempuannya. Waktu itu saya belum bisa ngontrol emosi karena kejadian pengrebekan itu baru paginya, hati masih labil," imbuhnya.


Terdengar lirih dan tangis, anak angkatnya itu bersimpuh di depan pintu memohon maaf. Anis seketika dengan tegas memberi peringatan. Suaranya seraya sesak menahan tangis juga.


"Saiki ngene lo. Sing tak mesakke iku karena ibumu ora karena kowe. La kowe kok malah ngono kuwi lo dikei ati. Aku nek ra karena perkoro bom, ra kudu tak tompo kowe. Sekolah tetep, tak kei kerjaan kowe, tetep tak kei maem, tak kei turu. Gaji tak imbangno ambek Sri. Aku mesakke kowe anakke rondo," tegas Anis.


(sekarang begini lo. Yang aku kasihani itu karena ibumu bukan karena kamu. La kamu kok kayak gitu lo, dikasih hati. Sekolah masih tak biayai, tak kasih pekerjaan, tak beri tempat tidur. Gaji sebanding dengan Sri)


 


 


Sumber: Merdeka.com


Berkomentarlah yang bijak dan bagikan jika bermanfaat

Click to comment