-->

Type something and hit enter

author photo
By On

 

HL pelaku penghinaan terhadap Palestina/Net

NAFAZNEWS.COM - Kepolisian mengedepankan penyelesaian kasus penghianaan terhadap negara Palestina yang dilakukan oleh HL (23) secara restorative justice alias damai.


Langkah itu diambil usai adanya titik temu antara pelaku, polisi, dan masyarakat setempat.


“Gelar sudah kelar, dan kasus Ucok diselesaikan secara restorative justice (damai),” kata Kabid Humas Polda NTB Kombes Artanto kepada wartawan, Kamis (20/5).


Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan menambahkan,  Polri mengambil langkah mediasi karena sejumlah pertimbangan.


Salah satu kriterianya ialah tidak meresahkan masyarakat dan masyarakat yang protes dengan pelaku sepakat untuk berdamai.


Sebelumnya polisi sempat menetapkan HL yang bekerja sebagai cleaning service berinisial sebagai tersangka penghinaan terhadap Palestina. Pelaku dijerat tindak pidana UU ITE.



sumber rmol.id


Berkomentarlah yang bijak dan bagikan jika bermanfaat

Click to comment