-->

Type something and hit enter

author photo
By On
Polisi memberikan keterangan terkait kasus satai beracun di Bantul. ©2021 Merdeka.com


 NAFAZNEWS.COM - Kasus sate beracun yang menewaskan Naba Faiz Prasetya (10) warga Salakan, Sewon, Bantul terus bergulir. Setelah menangkap dan menetapkan NA (25) sebagai tersangka, polisi memburu teman pelaku yang disebut berinisial R. 


Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Yuliyanto mengatakan, dari pemeriksaan sementara kepada tersangka NA membawa nama R. Secara teknis kejadian itu ada campur tangan R. Namun siapa R ini, penyidik sekarang masih melakukan pendalaman. Apakah itu benar-benar sosok yang ada atau hanya ilusi dari NA saja, sehingga belum bisa dipastikan. 


“Memang disebut oleh tersangka NA inisial R. Tetapi sekali lagi inisial itu sedang kita lakukan pendalaman apakah betul terlibat atau tidak. Sementara belum dapat kita pastikan,”  kata Yuliyanto, Selasa (4/5/2021) sore. 


Yuliyanto menjelaskan karena masih dalam proses penyelidikan, polisi belum mengetahui seperti apa sosok R tersebut. Polisi juga belum bisa menetapkan status R, termasuk menetapkannya sebagai buronan. 


“Karena masih dalam pendalaman, R ini belum jelas,” katanya.


Sedangkan untuk teknis pemesanannya racun, sianida (KCl), NA memesannya melalui aplikasi belanja online dengan harga Rp200.000 seberat 250 gram. Namun barang itu hanya digunakan sebagian untuk mencampur bumbu sate,  sisanya dibuang.  Jadi sebelumnya belum pernah dipakai. 


“Pemesanan atas nama TN namun apakah TN ini sama dengan tersangka atau tidak belum mengetahuinya,” katanya.



sumber inews.id

Berkomentarlah yang bijak dan bagikan jika bermanfaat

Click to comment