-->

Type something and hit enter

author photo
Editor On



NAFAZNEWS.COM - Kasus-kasus perselingkuhan yang terjadi belakangan ini, tak menjadi pengalaman bagi sebagian orang.


Bukannya menjadi pengingat, banyak orang yang masih saja santai melakukan kegiatan berselingkuh dengan wanita atau pria lain.


Ada yang secara sukarela berselingkuh, ada pula yang terpaksa karena sesuatu dan lain hal.


Kasus perselingkuhan berikut ini bisa dibilang suka sama suka.

Diam-diam masuk kamar istri orang, aksi seorang pria berinisial ZN (34), warga Desa Aikmual, Kecamatan Praya, Lombok Tengah kepergok warga.


Diketahui ia masuk ke kamar istri orang melalui jendela rumah, Senin (5/7/2021), sekitar pukul 21.00 Wita.


Dia masuk pada malam hari karena ingin menemui MD (34), wanita pujaan hatinya, warga Kelurahan Semayan yang masih berstatus istri orang.


Sementara suami MD berinisial MZ malam itu sedang bekerja di luar rumah.


Sehingga rumah sedang sepi.

Kesempatan itulah yang dimanfaatkan ZN, karena dia sudah lama punya perasaan dengan MD meski berstatus istri orang.


Tapi ulah ZN akhirnya diketahui keluarga suami MD, yang kemudian menggerebek mereka berduaan di dalam kamar.


Keduanya pun tertangkap basah kemudian diserahkan ke polisi.

Terkait kejadian tersebut, Kapolsek Kota Praya Iptu Hariyono dalam rilis resminya membenarkan.


Polisi telah menangkap laki-laki berinisial ZN warga Desa Aikmual, Kecamatan Praya bersama pasangannya, MD yang masih sah istri orang lain.


"Keduanya diamankan sedang berduaan di kamar rumah MD di Semayan," ungkap Iptu Hariyono, Selasa (6/7/2021).


Kronologis kejadian bermula, saat pelaku ZN mengubungi MD melalui WhatsApp dan memberitahukan akan datang menemuinya di rumah.


MD pun sontak kaget membaca pesan WhatsApp itu dan membalasnya, "Kebanim?" (Berani sekali).


Tidak lama kemudian, setelah selesai salat Isya, MD membuka pesan WhatsApp yang dikirim ZN yang memberitahukan bahwa dia sudah berada di rumah si perempuan.


"Selang beberapa lama, MD mendengar orang mengetuk jendela kamarnya dan melihat ZN sudah berada di dekat jendela kamarnya," tutur Iptu Hariyono.


MD pun membuka jendela dan ZN masuk kamar melalui jendela dan menutupnya kembali.


Kejadian tersebut, kata Kapolsek, diketahui kakak ipar MD yakni Rifai.

Rifai kemudian meminta bantuan Nasir yang kebetulan berada di sekitar lokasi kejadian.


"Tahu keberadaannya telah diketahui orang lain, pelaku ZN merasa ketakutan dan berusaha melarikan diri, namun bisa dihalau oleh Rifai dan Nasir," jelas Iptu Hariyono dikutip dari laman tribunpekanbaru.com.


Atas kejadian tersebut, Rifai menelepon MZ, suami MD, yang sedang bekerja di luar rumah untuk segera pulang.


Menurut Iptu Hariyono, sebelumnya, suami MD sudah mengetahui hubungan istrinya dengan ZN sekitar setahun lalu.


"MZ (suami MD) pernah menghubungi ZN di rumahnya untuk memohon agar jangan mengganggu istrinya. Namun tidak digubris oleh ZN," kata Iptu Hariyono.


Atas laporan keluarga, polisi kini menahan pelaku.


Berkomentarlah yang bijak dan bagikan jika bermanfaat

Click to comment